3. Entrepreneurship
Saya percaya bahwa seorang pebisnis hebat bukan hanya dilahirkan, tetapi dibentuk.
Dengan background saya yang awalnya adalah introvert, kurang pergaulan, sulit berkomunikasi, tetapi akhirnya mampu dibentuk menjadi seorang pebisnis asuransi.
Bukan masalah bisa atau tidak, tetapi MAU atau TIDAK.
Background saya adalah karyawan di perusahaan otomotif ASTRA, dimana di sana orang bilang pekerjaan saya “enak”, segalanya terjamin. Nyatanya tidak seperti dugaan banyak orang. Kenaikan inflasi dan kenaikan kebutuhan hidup masih lebih cepat dibandingkan dengan Kenaikan gaji/income saya. Maka dari itulah, akhirnya saya membangun bisnis.
Membangun bisnis pun tidak semudah apa yg saya bayangkan, semua butuh modal, pengalaman, resiko yang besar, network yang luas. Beberapa usaha pernah saya jalankan, tetapi tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan.
Bersyukur akhirnya saya diperkenalkan bisnis asuransi oleh seorang GM Astra termuda, di mana saat itu usia beliau 33 tahun dengan income hampir 50 juta/ bulan, memiliki istri yang tidak bekerja dengan 3 orang anak. Beliau memutuskan menjalankan bisnis asuransi.
Di mana saat itu saya berpikir, beliau saja yang sudah memiliki income yang lebih besar dari saya dengan kebutuhan hidup lebih tinggi berani resign dan jalankan bisnis asuransi. Prinsip saya adalah kesempatan baik selalu datang, tetapi kita tidak tau mana kesempatan yang terbaik itu, sebelum kita mencobanya dan lakukan yang terbaik.
Apalagi bisnis ini tanpa modal, tanpa resiko, tanpa pengalaman, ada yang mementor, produknya bermanfaat bagi orang banyak serta perusahaannya hebat. Itulah sebabnya, tidak ada alasan bagi saya melewati kesempatan baik ini. Dahulu atasan saya bilang, kalau kamu mau lihat kehidupan kamu 5 tahun/10 tahun ke depan di perusahaan, lihat saja atasan kamu yang sudah bekerja 5 tahun/ 10 tahun lebih lama, maka seperti itulah kehidupan kamu nantinya.
Bersyukur hingga saat ini, saya sudah melewati 10 tahun di bisnis asuransi dengan kehidupan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.